Label

Minggu, 31 Maret 2013

Ternyata Burung Gagak Dapat Bedakan Gender Manusia !

BURUNG gagak dapat bedakan antara wajah pria dengan wanita, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang. Beberapa percobaan telah membuktikan bahwa burung gagak memiliki kemampuan untuk membedakan foto pria dan foto wanita. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Minggu (14/11/2010).

Penelitian tersebut melibatkan empat ekor burung gagak hutan, jenis yang biasanya ditemukan di kota-kota Jepang. Setelah para ilmuwan menunjukkan keempat ekor gagak tersebut beberapa foto berwarna dari manusia dengan rambut yang disembunyikan. Sepasang dari burung gagak tersebut dilatih untuk bisa membedakan wajah pria, dan sepasang gagak lainnya dilatih untuk bisa membedakan wajah wanita. Sebagai bagian dari pelatihan tersebut, masing-masing dari burung gagak tersebut mendapat hadiah keju apabila mereka memilih jawaban yang benar.

Ketika eksperimen tersebut menambah dengan foto-foto pria dan wanita yang baru, serta menukarnya, tiga dari empat gagak tersebut menunjuk foto gender yang tepat dengan tingkat akurasi 100 persen, dan gagak keempat memilih jawaban benar dengan perbandingan tujuh dari sepuluh.

Penelitian tersebut diprakarsai oleh Bezawork Afework, seorang doktor dari Ethopia yang berbasis di United Graduate School of Agricultural Science di Tokyo University of Agriculture. Temuan ini disambut baik oleh para penata kota dan ahli lingkungan, yang sebelumnya bertanya-tanya mengapa manusia dan gagak bisa hidup berdampingan secara harmonis di daerah urban.

Sabtu, 30 Maret 2013

Buku Termahal di Dunia Hanya Berisi Satu Baris Tulisan !

SEBUAH buku tebal bersegel dengan judul "The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art "adalah barang unik, langka dan mahal di dunia. Dalam buku ini hanya berisikan sebuah kalimat sederhana.Namun berharga US$ 20.000.

Elementa Chemiae Buku ini adalah karya terakhir dari Boerhaave, seorang dokter Belanda yang menulis buku "Elementa Chemiae" dan meninggal tahun 1738. Sebelum wafat ia meninggalkan sebuah buku tebal bersegel dengan judul "The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art" yang artinya kurang lebih " Rahasia paling mendalam dan satu-satunya dalam seni pengobatan". Saat buku itu dilelang, terjual dengan harga US$ 20.000. Tapi ternyata,setelah segel buku dibuka, pemenang lelang itu menemukan 99 dari 100 halaman buku itu kosong tidak ada tulisan sama sekali. Selain sampul depan, deretan huruf yang membentuk sebaris tulisan pendek di satu halamannya, dalam arti bahas Indonesia bebas berbunyi, "Jaga diri untuk tetap tenang, jaga kaki agar tetap hangat, dan kamu akan membuat dokter terbaik sekalipun menjadi miskin."

Jumat, 29 Maret 2013

Memburu Jejak Hantu Dengan Bantuan Kucing !

KONON hewan seperti kucing dan anjing bisa "menangkap" kehadiran makhluk halus, hal itu juga dipercaya oleh sebagian orang Barat. Bedanya, mereka memanfaatkan "kelebihan" kucing itu untuk memotret apa yang disebut sebagai makhluk halus.

Seperti yang dilakukan oleh Willie bos Jura Cochrane tempat hiburan, hotel dan pabrik wisky di pulau Hebridien, Inggris. Dia sengaja memasang kamera jarak jauh pada kucing bernama Elvis untuk merekam jejak hantu yang konon sering mengganggu di lingkungan pabrik penyulingan wisky dan sekelilingnya.

Sebagaimana dirilis the sun (30/10/2010), Elvis si kucing berkamera itu berhasil memotret sebuah objek yang diyakini sebagai hantu pengganggu sejak 200 tahun terakhir ini. Diceritakan, kucing itu tampak sedang mengejar objek yang mungkin dikira tikus berlari untuk diburu. Dari beberapa foto yang dihasilkan setelah dianalisa ada beberapa hasil jepretan kucing yang menggambarkan kondisi hantu dimaksud. Foto yang dipublikasikan itu menunjukkan sebuah "hantu" yang berbentuk seperti kucing sedang memanjat dinding. Hantu itu terbentuk oleh asap putih posisi berlari mengejar objek di pinggir jendela. Tidak ada siapa-siapa di lokasi itu.

Willie si bos mengatakan, "Kami tahu bahwa Elvis (kucing) mempunyai beberapa kelebihan khusus. Tetapi melihat roh orang yang telah mati adalah suatu hal baru bagi kami," katanya. Memang sudah banyak didengar terkait kisah-kisah hantu tua di Jura itu, tapi foto jepretan Elvis si kucing itu memperkaya koleksi dalam katalog mistisnya.

Elvis kucing yang berusia 4 tahun itu sengaja dilengkapi dengan kamera tersembunyi untuk menangkap pemandangan "aneh" di pulau Hebridien, Inggris saat acara festival musik musim panas. Atas prestasi si kucing itu, ruangan tempat lokasi pemotretan hantu itu justru bisa disewakan kepada para penggemar wisky dengan tarif 2. 500 euro atau sekitar Rp 30 juta per malam. Staf di tempat hiburan itu mengatakan, banyak tamu yang tinggal di kamar gedung itu takjub dan ketagihan karena sering terbangun tengah malam oleh suara misterius. Bahkan mereka menyaksikan mebel bergerak sendiri dan pintu juga buka tutup sendiri lengkap dengan kehadiran hawa dingin semerbak. Apakah Anda berani untuk menginap di kamar ini?

Kamis, 28 Maret 2013

Terlalu Banyak Berkhayal Bikin Tidak Bahagia !

TERLALU sering bermimpi atau kebanyakan berkhayal yang indah ternyata mampu menimbulkan perasaan tidak bahagia bagi seseorang. Sebuah studi yang dilakukan di AS menyimpulkan jika seseorang menghabiskan setengah waktu mereka untuk memikirkan berada di tempat lain, atau melakukan suatu hal yang lain ketimbang fokus pada pekerjaan yang sekarang sedang dilakukan, dipastikan aktivitas ini akan membuat pikiran melayang dan akhirnya tidak bahagia.

"Pikiran manusia adalah pikiran yang mengembara, berkeliaran kemana-mana. Pikiran yang berkeliaran itu adalah pikiran yang tidak bahagia," ujar Psikolog dari Harvar University, Matthew Killingsworth and Daniel Gilbert, seperti dikutip melalui Straits Times, Jumat (12/11/2010).

Menurut kedua psikolog tersebut, kemampuan untuk berpikir mengenai apa yang tidak terjadi saat ini merupakan prestasi kognitif yang harus dibayar dengan perubahan emosi. Studi tersebut melibatkan sekira 2.250 orang responden melalui sebuah aplikasi di iPhone. Responden tersebut akan dihubungi dalam interval waktu yang acak untuk menanyakan apakah mereka bahagia, apa yang sedang mereka lakukan, apakah mereka memikirkan aktivitas yang sedang dikerjakan atau suatu hal lain yang bisa membuat mereka bahagia, biasa saja atau tidak senang.

Ketika hasil dihitung, kebanyakan responden menjawab jika sekira 46 ,9 persen pikiran mereka telah dihabiskan untuk berkhayal. Para responden juga mengatakan jika mereka merasa sangat bahagia ketika sedang berhubungan seks, berolahraga, atau berbincang dengan orang lain. Kemudian mereka juga mengatakan jika saat-saat paling tidak bahagia adalah ketika mereka menggunakan komputer di rumah, sedang beristirahat atau sedang bekerja.

Rabu, 27 Maret 2013

Ditemukan Lele Pemakan Kayu di Amazon !

SPESIES baru ikan lele yang ditemukan di Amazon adalah pemakan kayu. Lele ini ditemukan oleh ilmuwan air tawar Paulo Petry di lingkungan Fitzgarad, Peru, Amazon. Sebelumnya, diyakini hanya kepiting laut dalam saja yang memakan kayu. Lele ini memiliki gigi berbentuk sendok di mana digunakannya untuk menyendok kayu ke dalam mulutnya. Ikan ini kebanyakan memakan kayu jatuh. Hal menakutkan mengenai lele ini adalah ikan ini terancam punah akibat ulah manusia.

Menurut Petry, Ada 4.700 spesies ikan air tawar di Amerika Selalan saat ini. Rata-rata, 100 spesies ditemukan tiap tahunnya". Tahun ini saja, 69 spesies telah ditemukan. Jumlah ini jelas masih sangat jauh dari jumlah spesies yang ada di Amerika Selatan. Lele berpelindung ini ditangkap di sungai Purus dan Curanja. Spesies unik pemakan kayu ini diperkirakan hanya tersisa 10 spesies di Amerika Selatan.

Selasa, 26 Maret 2013

Mengapa Singa Mengaum dan Kucing Mengeong ?

PERNAH bertanya-tanya mengapa singa mengaum dan kucing liar mengeong? Ternyata hal ini dipengaruhi oleh tempat tinggal mereka dan bukan ukurannya. Ilmuwan menganalisa suara 27 spesies kucing mulai dari yang habitatnya di padang pasir hingga hutan. Kucing yang hidup di alam terbuka memiliki suara yang lebih dalam. Padahal riset sebelumnya menyebutkan ukuran kucing tidak menentukan nada suaranya.

Dr Gustav dan Dr Marcell Peters dari Alexander Koenig Zoological Research Museum di Bonn Jerman menganalisa panjang frekuensi rata-rata suara 27 spesies kucing. Kemudian mereka mencari hubungan antara suara kucing, ukuran serta habitatnya. Kucing yang hidup di habitat lebat seperti kucing liar, leopard dan kucing marble berkomunikasi menggunakan nada tinggi. Hasil yang diperoleh sangat tak terduga. "Karena sebagian besar studi transmisi suara sinyal akustik hewan menunjukkan hewan yang berada di habitat lebat ternyata suaranya lebih rendah," kata Dr Peters.

Menurut riset sebelumnya, suara bernada tinggi dipengaruhi oleh lebatnya vegetasi, dan suara bernada rendah dipengaruhi oleh pergolakan udara di alam bebas. Namun hal tersebut belum bisa digunakan menjelaskan mengapa singa mengaum. Teori lainnya menyebutkan kucing besar secara alami memang menghasilkan suara berfrekuensi lebih rendah. Temuan ini diterbitkan pada Biological Journal of Linnean Society.

Senin, 25 Maret 2013

Taruh Magnet Dekat Otak Bisa Bikin Kidal !

MENARUH magnet di dekat kepala ternyata dapat mengubah Anda menjadi kidal. Ilmuwan membuktikan kinerja tangan kiri bisa seaktif tangan kanan. Dalam sebuah studi eksperimental tidak biasa, ilmuwan menggunakan ladang magnetis yang sangat kuat untuk menciptakan kebingungan pada otak koresponden sekaligus mengubah kinerja tangan mereka.

Ilmuwan di University of California, Berkeley, melakukan studi pada koresponden yang bekerja secara aktif menggunakan tangan kanan. Mereka diminta untuk menjangkau suatu objek menggunakan tangan kiri saat diberikan medan elektromagentik. Magnet tersebut ditaruh di bagian kecil tengkorak yang menciptakan gelombang aneh yang mengganggu kinerja otak. Magnet ditaruh di sisi kanan dan kiri korteks parietal posterior. Ini merupakan sistem yang mempengaruhi keputusan kerja dan perencanaan terhadap objek tiga dimensi.

Saat magnet ditaruh di sisi kiri otak, koresponden ternyata menggunakan tangan kiri lebih sering dibandingkan tanpa pengaruh magnet. Namun, saat menaruh medan magnet di sisi kanan, fenomena ini tidak terjadi. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences . "Kami tidak mencari tahu soal fungsi tangan tapi pemilihan kerja tangan. Kami menemukan bahwa orang dapat dipengaruhi untuk menggunakan tangan kiri lebih sering lewat stimulasi otak," kata pemimpin studi ini, Dr Flavio Oliveira.

Sebelumnya, di awal tahun ini, ilmuwan menemukan 'kompas moral' pada otak yang dapat mengontrol kita memandang perilaku lain. Dalam suatu eksperimen, ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology, mampu menggunakan medan magnet kuat untuk mempengaruhi kinerja otak dan membuat seseorang menjadi kurang bermoral. Studi ini menegaskan pemahaman salah dan benar seseorang tidak hanya dipengaruhi agama dan filosofi, tetapi juga kondisi biologis otak.

Minggu, 24 Maret 2013

Inilah Jangkrik Terbesar di Dunia !

SERANGGA raksasa ini sering disebut wetas. Panjang Mereka bisa sepanjang 10 cm (4 inci) tanpa menghitung kaki mereka dan antenanya. Wah, lumayan yah untuk seekor serangga. Dan berat mereka bisa sampai 70 gram (2,5 ons), yang lebih berat daripada burung pipit.

Serangga ini makanannya tanaman dan buah-buahan. Jenis wetas ini dari New Zeland, dan hampir punah seratus tahun yang lalu dimakan oleh tikus dan mamalia kecil lainnya. Tapi Mereka baru-baru ini telah ditemukan lagi di daratan di New Zeland.

Sabtu, 23 Maret 2013

Menakjubkan Rumah Pohon Terbuat Dari Kaca !

RUMAH pohon yang dibangun Tham & Videgard di Swedia ini semula menimbulkan ratusan komentar miring karena dianggap tidak mungkin dan merusak ekosistem burung. Kini rumah ini memukau banyak orang. Para arsitek berhasil membangun salah satu dari enam unit 'TreeHotel' yang hadir di kawasan 65 kilometer sebelah selatan lingkar Kutub Utara, Swedia. Kubus persegi empat meter ini terlihat sangat spektakuler dan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Kent Lindvall, pendiri TreeHotel ini mengatakan, "Rumah ini akan mencerminkan tampilan alam seperti pepohonan, burung, awan, matahari, dan semuanya. Hotel ini akan muncul 'tidak terlihat' di sekitar hutan." Seperti dikutip dari Designboom, Lindvall mengatakan bahwa rumah ini akan disertai film khusus yang dipasang di sekitar kaca agar dapat terlihat oleh burung. Unit-unit rumah ini akan dibangun dari kayu dan memiliki lantai pemanas listrik serta "sebuah toilet pembakaran yang ramah lingkungan".

Diperkirakan kawasan ini akan menjadi tempat peristirahatan yang "ramah lingkungan". Pemilik hotel ini berkata pada Designboom "Hutan ini adalah hutan tak tejamah dan kami ingin menjaganya seperti seharusnya. Kami memutuskan, contohnya, untuk tidak menawarkan mobil safari yang umum di sini," kata Selberg. "Sebagai gantinya, kami menawarkan alam liar."

Jumat, 22 Maret 2013

Inilah Rahasia Mengapa Kunang-Kunang Bisa Menyala !

ADA lebih 2.000 spesies kunang-kunang, yang sebenarnya adalah kumbang bersayap. Mekanisme bercahaya kunang-kunang biasanya menunjukkan beberapa informasi misalnya masa hidupnya. Kunang-kunang bersinar bahkan ketika mereka masih berupa larva kecil. Kedipan kepucatan mereka, cahaya kapur bertindak sebagai peringatan bagi pemangsa.

Banyak larva kunang-kunang mengandung bahan kimia yang tidak menyenangkan atau beracun untuk hewan dan manusia, menurut sebuah studi oleh para peneliti Universitas Tufts. Cahaya ini merupakan hasil pencampuran oksigen, pigmen yang disebut luciferin. Enzim luciferase, bahan kimia yang disebut adenosin trifosfat (ATP) adalah yang menyediakan sel energi, menurut peneliti Harvard Medical School.

Kristal asam urat, yang terletak di sel-sel bisa diaktifkan untuk membuat cahaya, bertindak sebagai lapisan reflektif dan bersinar dari seluruh badan serangga. Namun, pola kedipan perut kunang-kunang itu tetap menjadi misteri, di mana ilmuwan tidak yakin apakah pola ini dikendalikan oleh sel-sel saraf serangga atau suplai oksigen. Tetapi para ilmuwan tahu apa guna kedipan itu.

Kunang-kunang dewasa mengeluarkan sinyal cahaya terputus-putus untuk menarik perhatian pasangan di masa depan. Pola kedipan yang bervariasi dari pendek hingga urutan panjang terus menerus, dan spesies kunang-kunang yang berbeda memiliki cahaya sendiri yang unik, sehingga lebih mudah bagi pasangan yang cocok untuk menemukannya satu sama lain.

Baik kunang-kunang jantan dan betina menyalakan lampu hijau mereka ketika memilih pasangan, dan menggunakan lampu berkedip mereka sebagai sarana untuk berkomunikasi selama pacaran. Selain kunang-kunang, banyak organisme lain, terutama makhluk laut, menggunakan emisi cahaya untuk seleksi seksual, menarik mangsa dan sebagai alat kamuflase. Diperkirakan ada sekitar 90 persen hewan laut dalam memiliki cahaya, menurut Scripps Institution of Oceanography.